Suara mesin mobil yang halus dan stabil merupakan tanda bahwa mesin dalam kondisi baik. Namun, jika tiba-tiba suara mesin terdengar kasar atau berisik, itu bisa menjadi sinyal bahwa ada masalah yang perlu segera ditangani. Suara kasar pada mesin bukan hanya mengganggu kenyamanan berkendara, tapi juga bisa menandakan kerusakan yang lebih serius jika diabaikan.
Jika Anda mendengar suara aneh dari mesin mobil, jangan buru-buru panik. Sebelum membawa mobil ke bengkel, ada baiknya Anda memeriksa beberapa hal berikut yang sering menjadi penyebab suara mesin mobil menjadi kasar.
1. Kekurangan Oli Mesin Salah satu penyebab paling umum dari suara mesin yang kasar adalah kekurangan oli mesin. Oli berfungsi sebagai pelumas yang menjaga komponen mesin tetap bekerja dengan lancar. Ketika oli kurang, komponen mesin akan saling bergesekan tanpa pelumasan yang cukup, sehingga menimbulkan suara berisik atau kasar.
Cara Mengatasinya:
• Cek level oli mesin dengan menggunakan dipstick. Jika level oli di bawah batas minimum, segera tambahkan oli sesuai dengan spesifikasi mesin mobil Anda.
• Pastikan oli yang digunakan memiliki viskositas yang sesuai dengan rekomendasi pabrik. Oli yang terlalu kental atau terlalu encer bisa memengaruhi performa mesin.
Apakah oli mobil Anda sudah cukup? Jangan sampai suara kasar dari mesin karena kekurangan pelumas!
2. Komponen Timing Belt atau Timing Chain Bermasalah Suara mesin yang kasar juga bisa disebabkan oleh timing belt atau timing chain yang aus atau tidak bekerja dengan baik. Timing belt atau chain berfungsi untuk menyinkronkan putaran poros engkol dan poros nok, sehingga katup-katup mesin bisa bekerja dengan tepat waktu. Jika belt atau chain ini sudah aus atau kendor, mesin akan mengeluarkan suara berisik, terutama ketika mobil sedang berjalan dengan kecepatan rendah atau saat akselerasi.
Cara Mengatasinya:
• Lakukan pemeriksaan timing belt atau timing chain secara berkala. Idealnya, timing belt perlu diganti setiap 60.000 hingga 100.000 kilometer, tergantung pada jenis kendaraan.
• Jika sudah terdeteksi masalah, segera bawa mobil ke bengkel untuk melakukan penggantian belt atau chain yang rusak. Jangan menunda perbaikan ini karena bisa menyebabkan kerusakan yang lebih parah pada mesin.
Suara kasar di mesin saat akselerasi? Mungkin timing belt atau chain sudah aus dan butuh perhatian segera.
3. Busi Kotor atau Rusak Busi merupakan komponen kecil yang memainkan peran besar dalam sistem pembakaran mesin. Busi yang kotor, aus, atau rusak dapat menyebabkan pembakaran yang tidak sempurna, yang bisa menghasilkan suara mesin yang kasar dan tidak teratur. Selain itu, busi yang bermasalah juga bisa mengakibatkan mesin sulit dinyalakan dan performa mobil menurun.
Cara Mengatasinya:
• Cek kondisi busi secara berkala, terutama jika Anda sering mendengar suara mesin kasar atau jika mesin terasa kurang responsif. • Gantilah busi jika terlihat kotor, berkarat, atau ujungnya aus. Penggantian busi yang rutin dapat membantu menjaga performa mesin tetap optimal.
Busi kotor bisa bikin mesin mobil berisik dan kasar. Yuk, cek kondisi busi Anda sekarang!
Suara mesin mobil yang kasar sering kali merupakan tanda bahwa ada komponen yang tidak bekerja dengan semestinya. Kekurangan oli, masalah pada timing belt atau chain, dan busi yang rusak adalah tiga penyebab utama yang perlu diperiksa jika Anda mengalami masalah ini. Melakukan pemeriksaan rutin dan perawatan yang tepat bisa mencegah masalah kecil berkembang menjadi kerusakan besar.
Jangan tunggu sampai terlambat! Jika mobil Anda mulai mengeluarkan suara kasar, segera periksa tiga hal di atas, atau kunjungi Morena Autocare untuk pemeriksaan mesin secara menyeluruh. Hubungi kami sekarang untuk servis berkala dan jaga performa mobil Anda tetap optimal!